Kosakata Portugis dalam Bahasa Indonesia: Contoh & Asal

Kosakata Portugis dalam Bahasa Indonesia: Contoh & Asal

Kosakata Portugis dalam bahasa Indonesia ternyata cukup banyak dan masih kita pakai sampai sekarang. Pengaruh ini berakar dari sejarah panjang kedatangan bangsa Portugis ke Nusantara sejak abad ke-16, terutama melalui jalur perdagangan rempah, pelayaran, misi keagamaan, serta pergaulan sehari-hari di pelabuhan-pelabuhan penting. Dari interaksi itulah sejumlah kata asing “menyusup” ke bahasa lokal, lalu menjadi bagian dari bahasa Indonesia modern.

Menariknya, kata serapan dari Portugis tidak selalu terasa “asing”. Banyak yang sudah begitu membumi, dipakai dalam konteks rumah tangga, makanan, kegiatan di sekolah, hingga istilah sosial. Di artikel ini, kita akan membahas contoh-contoh kosakata serapan dari Portugis, sekaligus gambaran singkat bagaimana kata-kata tersebut beradaptasi dalam ejaan dan pelafalan bahasa Indonesia.

Mengapa Bahasa Portugis Berpengaruh di Indonesia?

Portugis termasuk bangsa Eropa pertama yang aktif menjalin kontak intensif dengan berbagai wilayah di Nusantara. Mereka singgah dan menetap di beberapa pusat dagang seperti Maluku, Sunda Kelapa, dan wilayah pesisir lainnya. Kontak ini melahirkan pertukaran budaya, termasuk bahasa.

Dalam proses peminjaman kata, bahasa Indonesia (dan bahasa-bahasa daerah yang kemudian memengaruhi bahasa Indonesia) menyerap istilah Portugis untuk menyebut benda baru, konsep sosial, hingga kebiasaan yang diperkenalkan atau dipopulerkan pada masa itu. Seiring waktu, ejaan disesuaikan dengan lidah lokal sehingga tampak alami.

Deretan Kosakata Serapan Portugis yang Sering Kita Pakai

Berikut beberapa contoh kosakata Portugis dalam bahasa Indonesia yang cukup dikenal. Sebagiannya sudah tercatat luas sebagai kata serapan dan muncul dalam penggunaan sehari-hari.

1) Kata-kata di sekitar rumah dan benda sehari-hari

  • Meja (dari Portugis: mesa)
  • Jendela (Portugis: janela)
  • Lemari (sering dikaitkan dengan Portugis: armário melalui penyesuaian bunyi dan perantara pemakaian lokal)
  • Boneka (Portugis: boneca)
  • Handuk (kerap dikaitkan melalui jalur peminjaman Eropa; dalam banyak daftar serapan populer masuk kelompok pengaruh Portugis di kawasan pelabuhan)

2) Makanan dan hal yang berkaitan dengan dapur

  • Keju (Portugis: queijo)
  • Mentega (sering disebut terkait pengaruh Portugis dalam daftar kata serapan kuliner yang masuk melalui kontak Eropa)

3) Istilah sosial, pekerjaan, dan jabatan

  • Serdadu (Portugis: soldado)
  • Kapten (Portugis: capitão)
  • Gereja (Portugis: igreja, melalui penyesuaian bunyi dan pemakaian di wilayah-wilayah yang mengalami kontak misi)

4) Kosakata sekolah dan kehidupan sehari-hari

  • Sekolah (Portugis: escola)
  • Minggu (Portugis: domingo, dalam sejumlah tradisi peminjaman istilah hari)

Bagaimana Kata Portugis Berubah Saat Masuk ke Bahasa Indonesia?

Perubahan bentuk kata ketika diserap adalah hal wajar. Ada beberapa pola umum yang sering terjadi:

  • Penyesuaian bunyi: bunyi yang sulit diucapkan penutur lokal disederhanakan. Contohnya, mesa menjadi meja.
  • Penyesuaian ejaan: huruf atau kombinasi huruf tertentu diganti agar sesuai dengan sistem ejaan Indonesia.
  • Pergeseran makna: ada kata yang maknanya menjadi lebih sempit atau lebih luas setelah dipakai lama dalam konteks lokal.

Proses ini tidak terjadi sekali jadi. Kadang kata masuk lewat bahasa daerah atau lewat perantara bahasa lain, kemudian “dimatangkan” menjadi bentuk yang kita kenal sekarang.

Kenapa Mengetahui Kosakata Serapan Itu Menarik?

Menelusuri kosakata Portugis dalam bahasa Indonesia bukan sekadar menghafal asal-usul kata. Ini membantu kita melihat bahasa sebagai sesuatu yang hidup dan terus berkembang. Kata-kata serapan juga menjadi “jejak sejarah” yang menunjukkan siapa saja yang pernah berinteraksi dengan masyarakat Nusantara dan bagaimana pengaruh itu bertahan sampai kini.

Selain menambah wawasan, pengetahuan ini juga membuat kita lebih peka saat menjumpai kata-kata yang terdengar familiar tetapi ternyata punya cerita panjang di belakangnya.

Kesimpulan

Pengaruh Portugis terhadap bahasa Indonesia terbukti nyata melalui berbagai kosakata yang kita gunakan setiap hari, mulai dari benda rumah tangga seperti meja dan jendela, hingga istilah sosial seperti serdadu dan kata terkait pendidikan seperti sekolah. Lewat kontak sejarah—perdagangan, pelayaran, dan pergaulan di pelabuhan—kata-kata tersebut beradaptasi dan akhirnya menjadi bagian dari identitas bahasa kita.

Kalau kamu ingin, aku bisa buatkan daftar yang lebih panjang (puluhan hingga ratusan kata), lengkap dengan bentuk kata Portugisnya, arti, dan contoh kalimat bahasa Indonesia untuk tiap kata.