Dusan Lagator debut bersama PSM Makassar menjadi salah satu hal yang paling ditunggu suporter jelang laga kontra Dewa United. Kehadiran pemain asing anyar ini dinilai bisa menjadi “penyegaran” di lini belakang Juku Eja, terutama pada momen krusial ketika tim membutuhkan sosok yang cepat beradaptasi dan mampu memberi rasa aman di sektor pertahanan.
Meski detail keputusan akhir ada di tangan pelatih, sinyal Dusan Lagator berpeluang tampil cukup kuat. Apalagi, pertandingan melawan Dewa United kerap berjalan ketat dan menuntut konsentrasi tinggi. Karena itu, rotasi atau penambahan opsi di sektor belakang bukan sekadar eksperimen, melainkan kebutuhan taktis.
Siapa Dusan Lagator dan Mengapa Dinanti?
PSM Makassar dikenal selektif dalam mendatangkan pemain asing. Ketika klub memutuskan merekrut Dusan Lagator, ekspektasi publik otomatis meningkat. Ia datang dengan label pemain baru yang diharapkan bisa cepat menyatu dengan karakter permainan PSM: disiplin, agresif saat bertahan, dan efektif saat transisi menyerang.
Dalam beberapa musim terakhir, PSM sering mengandalkan kekompakan kolektif untuk menjaga pertahanan. Namun, kompetisi yang padat dan dinamika performa membuat kehadiran pemain baru menjadi nilai tambah—baik sebagai starter maupun pelapis yang kualitasnya setara.
Peluang Debut Saat Hadapi Dewa United
Laga melawan Dewa United menjadi momentum yang menarik untuk memunculkan nama baru di skuad. Ada beberapa alasan mengapa laga ini berpotensi menjadi panggung first appearance Dusan Lagator:
- Kebutuhan variasi di lini belakang: PSM membutuhkan opsi untuk menyesuaikan diri dengan gaya main lawan yang bisa berubah-ubah, dari build-up sabar hingga serangan cepat.
- Rotasi karena jadwal: Jika PSM berada di fase pertandingan beruntun, rotasi pemain belakang bisa menghindari penurunan performa akibat kelelahan.
- Uji kecocokan dalam laga kompetitif: Sehebat apa pun performa dalam latihan, menit bermain di pertandingan resmi tetap jadi ukuran utama adaptasi.
Namun, debut pemain asing baru juga biasanya mempertimbangkan faktor komunikasi antarlini, pemahaman skema bertahan, serta kesiapan fisik. Pelatih akan menakar apakah ia siap langsung dimainkan sejak awal atau lebih aman masuk sebagai pemain pengganti.
Efek “Penyegaran” untuk Pertahanan PSM
Istilah “penyegaran” bukan sekadar kosmetik. Dalam sepak bola modern, penyegaran berarti menghadirkan profil pemain yang mungkin berbeda dari opsi yang sudah ada. Jika PSM selama ini mengandalkan satu tipe bek, kehadiran Dusan Lagator bisa memberi alternatif dalam situasi tertentu—misalnya ketika tim membutuhkan:
- Duels lebih kuat saat menghadapi penyerang target man.
- Kecepatan cover untuk mengantisipasi umpan terobosan dan serangan balik.
- Ketegasan dalam bola mati, baik saat bertahan maupun menyerang.
Tambahan opsi seperti ini dapat membantu PSM menjaga stabilitas. Bukan tidak mungkin, kehadiran pemain baru juga memicu persaingan sehat yang berdampak pada peningkatan performa pemain lain.
Tantangan Adaptasi: Kunci untuk Langsung Nyetel
Walau peluangnya besar, debut tidak selalu identik dengan performa langsung meyakinkan. Pemain asing baru kerap menghadapi tantangan adaptasi, mulai dari tempo liga, cuaca, hingga tekanan suporter. PSM sendiri memiliki basis pendukung yang besar, dan ekspektasi terhadap pemain baru biasanya tinggi.
Selain itu, menghadapi Dewa United bukan ujian ringan. Tim lawan dikenal bisa tampil fleksibel dan berbahaya dalam transisi. Itu sebabnya, jika Dusan Lagator debut, ia perlu cepat membaca pergerakan lawan, menjaga garis pertahanan tetap rapat, dan tidak terlambat dalam antisipasi ruang.
Apa yang Bisa Diharapkan Jika Dusan Tampil?
Jika benar diturunkan, publik bisa menilai beberapa aspek sejak menit-menit awal: seberapa tenang ia saat menguasai bola, seberapa rapi koordinasinya dengan rekan di sebelahnya, dan seberapa efektif ia menutup ruang. Debut yang solid—bahkan tanpa aksi spektakuler—sering kali sudah cukup untuk memberi kepercayaan diri dan menumbuhkan keyakinan suporter.
Kesimpulan
Peluang Dusan Lagator debut saat PSM Makassar menghadapi Dewa United membawa harapan baru bagi lini belakang Juku Eja. Di tengah kebutuhan stabilitas dan variasi strategi, kehadiran pemain asing anyar ini berpotensi menjadi tambahan penting—baik untuk memperketat pertahanan maupun menjaga kedalaman skuad. Jika kesempatan itu benar datang, laga kontra Dewa United bisa menjadi awal yang menentukan dalam perjalanan Dusan bersama PSM.
Catatan: Keputusan akhir terkait debut tetap bergantung pada pertimbangan pelatih, kondisi kebugaran, serta kebutuhan taktik pada hari pertandingan.

