Jadwal Buka Tutup BEI 2026: Imlek & Ramadhan

Jadwal Buka Tutup BEI 2026: Imlek & Ramadhan

Jadwal buka tutup BEI 2026 menjadi hal penting yang perlu dicatat investor, terutama menjelang periode libur panjang seperti Imlek serta dinamika perdagangan selama Ramadhan. Dengan mengetahui kalender operasional Bursa Efek Indonesia (BEI), Anda bisa mengatur strategi transaksi, mengantisipasi potensi gap harga, hingga menata ulang rencana investasi agar tidak “ketinggalan momen” ketika pasar kembali dibuka.

Kenapa jadwal buka-tutup BEI penting untuk investor?

Perdagangan saham tidak berjalan setiap hari. BEI memiliki hari bursa tertentu, dan pada hari libur nasional/cuti bersama, pasar tidak beroperasi. Hal ini berdampak pada:

  • Eksekusi transaksi: order beli/jual tidak akan matching saat libur bursa.
  • Risiko gap harga: ketika bursa tutup beberapa hari, sentimen global bisa membuat harga pembukaan (open) melonjak atau turun tajam saat bursa dibuka kembali.
  • Manajemen cash & settlement: kebutuhan dana, penarikan, atau perhitungan rencana switching portofolio lebih akurat jika Anda tahu kapan pasar aktif.

Jadwal buka tutup BEI saat Imlek 2026

Periode Imlek umumnya memengaruhi aktivitas pasar karena adanya Hari Raya Imlek yang termasuk libur nasional. Secara praktik, BEI akan mengikuti ketetapan pemerintah mengenai hari libur nasional dan cuti bersama. Karena itu, investor disarankan untuk:

  • Memantau pengumuman resmi BEI tentang kalender bursa 2026 (biasanya dipublikasikan melalui situs BEI dan kanal resmi).
  • Mencatat potensi hari libur tambahan jika ada cuti bersama yang ditetapkan pemerintah di sekitar Imlek.
  • Menyiapkan rencana transaksi H-1 sebelum bursa libur, terutama jika Anda melakukan perdagangan jangka pendek.

Catatan: Untuk tanggal persis libur Imlek 2026 dan apakah ada cuti bersama, rujukan paling akurat tetap dari kalender libur nasional pemerintah dan pengumuman resmi BEI. Setelah rilis resmi keluar, barulah Anda dapat mengunci tanggal “bursa tutup” secara final.

Jadwal BEI selama Ramadhan 2026: biasanya ada penyesuaian jam

Berbeda dengan Imlek yang identik dengan hari libur, periode Ramadhan umumnya ditandai dengan penyesuaian jam layanan/perdagangan pada sejumlah institusi, termasuk pasar modal. Pada tahun-tahun sebelumnya, penyesuaian jam perdagangan dapat terjadi (misalnya durasi perdagangan lebih singkat), meski detailnya bisa berubah setiap tahun.

Langkah yang bisa Anda lakukan:

  • Cek jam perdagangan selama Ramadhan melalui pengumuman BEI, KSEI, dan KPEI (karena ekosistem pasar modal saling terkait).
  • Sesuaikan jadwal eksekusi (misalnya untuk investor yang biasa transaksi menjelang penutupan pasar).
  • Perhatikan likuiditas: beberapa saham bisa lebih sepi, sehingga spread melebar dan order butuh waktu lebih lama untuk tereksekusi.

Dampak libur bursa pada pergerakan harga saham

Libur bursa tidak selalu buruk. Namun, ada beberapa pola yang kerap terjadi:

  • Sentimen global menumpuk: ketika pasar domestik tutup, berita dari luar negeri tetap berjalan—dari suku bunga, data inflasi, hingga geopolitik.
  • Potensi gap saat pembukaan: saham-saham berkapitalisasi besar dan indeks (IHSG) dapat merespons cepat begitu pasar dibuka.
  • Rotasi sektor: menjelang/selama Ramadhan, saham sektor konsumsi, ritel, dan logistik kadang lebih diperhatikan pelaku pasar (tetap bergantung kondisi ekonomi saat itu).

Saran investor: strategi aman jelang Imlek dan selama Ramadhan

1) Buat rencana sebelum bursa libur

Jika Anda trader, tentukan apakah akan menutup posisi sebelum libur panjang untuk mengurangi risiko gap. Jika Anda investor jangka panjang, libur sering kali tidak mengubah tesis investasi, tetapi tetap baik untuk mengecek ulang alokasi aset.

2) Gunakan manajemen risiko yang jelas

  • Tentukan batas risiko per transaksi (misalnya 1–2% dari modal).
  • Hindari over-leverage dan jangan mengejar saham yang bergerak ekstrem tanpa alasan fundamental.
  • Siapkan skenario: apa yang Anda lakukan jika IHSG dibuka turun tajam setelah libur?

3) Perhatikan likuiditas dan antrian order

Di periode jam perdagangan yang menyesuaikan (seperti Ramadhan), likuiditas dapat berubah. Untuk saham yang kurang likuid, gunakan order secara bijak agar tidak terkena slippage besar.

4) Pantau pengumuman resmi dan agenda ekonomi

Selain kalender BEI, catat juga agenda seperti rilis data ekonomi, keputusan bank sentral, hingga laporan keuangan emiten. Banyak pergerakan harga muncul karena ekspektasi pasar terhadap data-data tersebut.

Di mana cek jadwal resmi buka-tutup BEI 2026?

Untuk memastikan jadwal buka tutup BEI 2026 benar-benar akurat, gunakan sumber resmi berikut:

  • Situs Bursa Efek Indonesia (BEI) pada bagian pengumuman/kalender bursa.
  • Kanal resmi KSEI & KPEI untuk penyesuaian layanan terkait settlement dan kliring.
  • Kalender libur nasional pemerintah untuk rujukan hari libur dan cuti bersama.

Kesimpulan

Mencatat jadwal bursa, terutama saat Imlek dan Ramadhan, membantu investor menata strategi, mengelola risiko, dan mengantisipasi pergerakan harga saham setelah pasar kembali dibuka. Pastikan Anda mengecek pembaruan kalender bursa dari BEI agar tidak salah jadwal, lalu sesuaikan rencana transaksi dengan profil risiko dan tujuan investasi Anda.